Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) Terhadap Keterampilan Sosial Peserta Didik Pada Pelajaran IPAS Kelas V SDN Gugus 3 Pujut
DOI:
https://doi.org/10.61798/get.v4i2.1363Keywords:
Model Pembelajaran Kooperatif, Student Team Achievement Divisions (STAD), Keterampilan Sosial, IPAS, Sekolah Dasar.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya masalah keterampilan sosial peserta didik, seperti rendahnya kemampuan bekerja sama dalam kelompok, kurangnya keberanian mengemukakan pendapat, rendahnya tingkat interaksi antar-peserta didik, serta kurang optimalnya keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terhadap keterampilan sosial peserta didik pada pelajaran IPAS kelas V SDN Gugus 3 Pujut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dan desain Nonequivalent Control Group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN Gugus 3 Pujut yang berjumlah 47 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui angket keterampilan sosial, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan SPSS, yang mencakup uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Samples t-Test. Hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 16,296 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap keterampilan sosial siswa. Secara teoretis, temuan ini sejalan dengan teori pembelajaran kooperatif dan saling ketergantungan sosial (social interdependence), yang menyatakan bahwa tujuan tim yang dipadukan dengan akuntabilitas individu memberikan kesempatan terstruktur bagi peserta didik untuk melatih komunikasi, kerja sama, empati & toleransi, partisipasi dan tanggung jawab. penelitian ini memperluas bukti tersebut pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN Gugus 3 Pujut. Secara praktis, temuan ini mengindikasikan bahwa STAD merupakan alternatif pembelajaran yang layak untuk memperkuat keterampilan sosial peserta didik sejalan dengan Kurikulum Merdeka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anastasya Saroja, Nurul Kemala Dewi, Muhammad Sobri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

