STRATEGI GURU KELAS DALAM MENDAMPINGI SISWA ADHD DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.61798/jsp.v3i2.1376Keywords:
ADHD, Pendidikan Inklusif, Strategi Guru Kelas, Guru Pendamping Khusus, Sekolah Inklusi, Pendidikan Dasar.Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji secara mendalam berbagai strategi yang digunakan guru kelas dalam memberikan pendampingan kepada siswa yang terdiagnosis Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di SDN Dukuh Menanggal Surabaya, yakni sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif namun belum memiliki tenaga Guru Pendamping Khusus (GPK). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan lewat wawancara terstruktur dan observasi langsung terhadap guru kelas serta seorang siswa ADHD berinisial G, dilengkapi triangulasi dari wawancara teman sebayanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas secara mandiri menerapkan berbagai pendekatan adaptif, di antaranya: penataan tempat duduk siswa di dekat posisi guru (proximity control), penyederhanaan dan modifikasi tugas berdasarkan kapasitas siswa, optimalisasi aktivitas yang digemari siswa seperti menggambar dan praktik ibadah, pemberian dorongan motivasi serta apresiasi positif secara konsisten, serta membangun keterlibatan teman sekelas melalui kerja sama. Kendati tidak mendapat dukungan GPK, guru kelas menampilkan inisiatif dan komitmen tinggi dalam mewujudkan iklim belajar yang ramah bagi semua siswa. Temuan ini menegaskan urgensi penguatan sistem pendukung, berupa pelatihan guru yang berkelanjutan, kemitraan dengan orang tua, dan dukungan dari lembaga, demi memaksimalkan kualitas layanan pendidikan inklusif pada siswa ADHD.
