Pengaruh Kegiatan Seni Gores Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini

Authors

  • Kadek Tia Dwiyani Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan
  • Ni Wayan Risna Dewi Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan
  • Ni Luh Ika Windayani Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

DOI:

https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1072

Keywords:

Seni Gores, Perkembangan Motorik Halus, Anak Usia Dini.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan seni gores terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini di TK Santo Rafael, yang dilatarbelakangi oleh belum optimalnya koordinasi mata-tangan dan kelenturan jari anak kelompok B. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan desain Nonequivalent Control Group Design melalui pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih menggunakan teknik sampling jenuh yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (B1, 15 anak) dengan perlakuan seni gores dan kelompok kontrol (B2, 15 anak) dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t (Independent Samples Test) berbantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest motorik halus kelompok eksperimen sebesar 35,67, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 25,40. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Indikator koordinasi mata dan tangan menunjukkan perkembangan paling optimal dengan rata-rata skor 3,60, sementara kemampuan memanipulasi alat kecil memperoleh skor 3,53. Implikasi dari penelitian ini membuktikan bahwa kegiatan seni gores yang bersifat bebas dan eksploratif efektif menjadi stimulus utama dalam mengoptimalkan otot-otot kecil tangan serta koordinasi visual-motorik anak. Selain itu, aktivitas menyenangkan ini juga memberikan dampak positif sekunder dalam menstimulasi aspek perkembangan bahasa serta sosial-emosional anak melalui interaksi aktif selama proses pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Pebrianty, R. D., & Pamungkas, J. (2023). Menggambar sebagai alternatif pendekatan konsepsi pendidikan seni rupa anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 536–547.

Fadlillah, M. (2021). Buku ajar perkembangan anak usia dini. Jakarta: Kencana.

Kurnia, S. D. (2015). Pengaruh Kegiatan Painting Dan Keterampilan Motorik Halus Terhadap Kreativitas Aanak Usia Dini Dalam Seni Lukis:(Penelitian Eksperimen pada Kelompok B di Taman Kanak-kanak Pertiwi Matanna Tikka Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone Tahun 2015). JPUD-Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(2), 285-302.

Lowenfeld, V., & Brittain, W. L. (2018). Seni bebas, eksplorasi, dan koordinasi mata - tangan (8th ed.). New York, NY: Pearson Education.

Supriatna, A., & Rahmawati, L. (2021). Pengaruh kegiatan menggambar bebas terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 75–84.

Suryani, L. (2020). Perkembangan motorik anak usia dini ditinjau dari teori kematangan Gesell. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 115–124.

Suryani, L. (2021). Stimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan seni. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 320–330.

Susanto, A. (2021). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahyuni, E., & Lestari, R. (2020). Pengaruh kegiatan menggambar menggunakan krayon terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 89–98.

Wati, K. I. (2017). Meningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Pembelajaran Membatik Menggunakan Media Tepung Pada Anak Kelompok B PAUD Aisyiyah III Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah POTENSIA, 2(2), 91-94.

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Dwiyani, K. T., Dewi, N. W. R., & Windayani, N. L. I. (2026). Pengaruh Kegiatan Seni Gores Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini . Walada: Journal of Primary Education, 5(3), 4522–4536. https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1072