Koneksi Explosive Power Otot Tungkai Dengan Keterampilan Tendangan Sabit Aps Tri Bela Smk Negeri 1 Curup
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1112Keywords:
Explosive, Power Otot, Tendangan SabitAbstract
Silat (atau Pencak Silat) adalah seni bela diri tradisional asli Indonesia yang kaya akan gerakan, teknik, dan filosofi, mencakup aspek fisik, mental, dan spiritual, serta diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Istilah "Pencak" merujuk pada gerakan indah seperti, tendangan. Seni ini dipraktikkan di seluruh Asia Tenggara dan menjadi simbol identitas bangsa. Tendangan sabit dalam pencak silat adalah teknik serangan kaki dengan lintasan setengah lingkaran atau melengkung seperti sabit, biasanya menggunakan punggung kaki atau pangkal jari kaki sebagai perkenaan, dengan sasaran ke arah samping tubuh lawan, sering digunakan dalam pertandingan karena efektif dan menghasilkan bunyi yang keras. Teknik ini melibatkan tumpuan pada satu kaki, menjaga keseimbangan, dan dilakukan dengan gerakan cepat dan tepat untuk mengincar area seperti perut, pinggang, atau paha lawan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran Seberapa Besar Koneksi Explosive Power Otot Tungkai terhadap Kemampuan Tendangan Sabit Pencak Silat Pada Perguruan TRI BELA. Metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi dan Tes Perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji korelasi product moment dan uji hipotesis Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil simpulan bahwa minat peserta pada perguruan Tri Bela dapat dilihat Hasil analisis menunjukkan nilai r sebesar 0.616 yang menunjukkan hubungan positif antara Power Otot Tungkai dengan Kecepatan Tendangan Sabit, dan angka tersebut termasuk kategori korelasi sangat kuat. Hasil koefisien determinasi 0,616 dapat dijelaskan bahwa sumbangan antara Power Otot Tungkai dengan Kecepatan Tendangan Sabit sebesar 61,6% sisanya sebesar 38,4% dijelaskan oleh faktor lainnya. Fhitung sebesar 14,089 dengan signifikan 0,001, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara Power Otot Tungkai dengan Kecepatan Tendangan Sabit.
Downloads
References
Akbar, Musthofa. 2016. Hubungan Antara Daya Ledak Otot Tungkai, Kekuatan otot Perut, Dan Kelentukan Sendi Panggul Dengan kecepatan Tendangan Sabit Pada Atlet Pencak Silat Putra Pesantren Darul Arafah Deli Serdang Tahun 2016. Skripsi. Universitas Negeri Medan.
Akmal, Diki Kurnia, Zarwan, Arsil dan Emral. 2019. Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Keseimbangan dengan Kemampuan Tendangan Sabit Pencak Silat. Universitas Negeri Padang. Jurnal Pendidikan dan Olahraga. Vol. 2 No. 2 Februari. 2019.
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. 2019. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktik). Jakarta: Rineka Cipta.
Asnaldi, Arie. 2016. Pengaruh Latihan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Mae Geri Chudan Karateka Putra Lemkari Dojo Bato Kota Pariaman. Jurnal Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Padang. asnaldi@fik.unp.ac.id
Djoko Pekik Irianto. 2004. Bugar dan Sehat dengan Berolahraga. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
Goeyardi, Wandayani. 2019. Analisis Perbandingan Kungfu Wing Chun Dari Tiongkok Dan Pencak Silat Merpati Putih Dari Indonesia. Jurnal Puitika. Vol. 15 No. 1 Universitas Brawijaya.
Hardiansyah, Sefri. 2016. Kontribusi Daya Tahan Kekuatan Dandaya Ledakotot Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Depan Atlet Pencak Silat Unit Kegiatan Olahraga UNP. Jurnal Menssana. Vol. 1, No. 2. Universitas Negeri Padang.
Ikbal, muhammad. 2017. Pengaruh Panjang Tungkai, Daya Ledak Tungkai dan Motivasi Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Siswa SMP Negeri 21 Makassar. Tesis. Universitas Negeri Makassar.
Lubis, Johansyah. 2016. Panduan Praktis Penyusunan Program Latihan. Edisi 1. Cetakan Kedua. Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada. 2016. Pencak Silat. Edisi Ketiga. Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada.
Mahardhika, Nanda. A. 2017. Hubungan Antara Daya Ledak Otot Tungkai, Kekuatan Otot Perut, Dan Kelentukan Sendi Panggul Dengan Kecepatan Tendangan Sabit Pada Pesilat Tapak Suci Kabupaten Klaten Tahun 2012. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Rahmana, Zikra Wakasia dan Suwirman. 2020. Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Kelentukan dengan Kemampuan Tendangan Sabit Atlet Pencak Silat UNP. Universitas Negeri Padang. Jurnal Pendidikan dan Olahraga. Vol. 3 No. 2 Februari. 2020.
Rosmawati, dkk 2019. Hubungan Kelincahan dan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Atlet Pencak Silat Silahturahmi Kalumbuk Kecamatan Kuranji Kota Padang. Universitas Negeri Padang. Jurnal Menssana. Vol. 4 no. 1. Mei. 2019.
Sari, Mustika. 2018. Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai dan Kelentukan dengan Kecepatan Tendangan Sabit Pada Atlet Pencak Silat UKM Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Lampung. Skripsi. Universitas Lampung.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Tanjung, Anggun Lestari. 2015. Perbedaan Pengaruh Latihan Double Leg Bound Dan Alternate Leg Bound Terhadap Power Otot Tungkai Dan Kecepatan Tendangan Maegeri Chudan Pada Karateka Putra Lemkari Dojo Bima Sakti Binjai. Universitas Negeri Medan. Jurnal Pedagogik Keolahragaan. Vol.1 No.1 Januari-Juni 2015. Lestari_anggun@yahoo.com
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Helvi Darsi, Erick Salman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


