Penerapan Pendekatan Berdiferensiasi dalam Mengkonstruksi Pembelajaran Bermakna Kontekstual di Sekolah Dasar

Authors

  • Ni Wayan Puspita Ningsih Universitas Terbuka, Indonesia
  • Dina Elsa Universitas Riau, Indonesia
  • Monika Handayani Universitas Terbuka, Indonesia
  • Norhayati Universitas Terbuka, Indonesia
  • Lisnawati Universitas Terbuka, Indonesia
  • Huldia Universitas Terbuka, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1171

Keywords:

pembelajaran berdiferensiasi, hasil belajar IPAS, sistem pernapasan manusia, kurikulum merdeka, penelitian tindakan kelas

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut transformasi paradigma pembelajaran agar lebih berpusat pada peserta didik dengan mengakomodasi keberagaman karakteristik, minat, serta gaya belajar mereka. Kendati demikian, praktik pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru (teacher-centered) masih sering dijumpai di tingkat sekolah dasar, sehingga berdampak pada rendahnya pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam mengoptimalkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Dengan menerapkan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) deskriptif berdesain kualitatif-kuantitatif, penelitian ini melibatkan 28 siswa Kelas V SD Negeri 6 Pujungan sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui teknik observasi terstruktur, tes hasil belajar, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara reflektif dan komparatif antarsiklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Dampak positif tersebut tercermin dari peningkatan rerata nilai hasil belajar secara bertahap, yakni dari 68,4 pada tahap pratindakan, meningkat menjadi 76,8 pada Siklus I, dan mencapai 85,7 pada Siklus II. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa pembelajaran berdiferensiasi efektif menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna (pembelajaran bermakna) sekaligus mampu menjawab kebutuhan individu siswa secara inklusif di sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ananda, R., & Rohman, F. (2023). Belajar dan pembelajaran. Rumah Cemerlang Indonesia.

Purba, F. J. (2026). Penelitian tindakan kelas 2. Baca Disini Media Internasional.

Atmojo, I. R. W., Rukayah, Adi, F. P., Ardiansyah, R., & Saputri, D. Y. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi (dalam implementasi Kurikulum Merdeka) (M. D. Wijayanti, Ed.).

Dista, D. X., Hermita, N., & Triani, R. A. (2024). Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Journal of Education Research, 5, 2 (Apr. 2024), 994–999. https://doi.org/10.37985/jer.v5i2.964.

Ding, A.-C. E., & Yu, C.-H. (2024). Serious game-based learning and learning by making games: Types of game-based pedagogies and student gaming hours impact students’ science learning outcomes. Computers & Education, 218, 105075. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.compedu.2024.105075.

Pratiwi, N. I. (2017). Penggunaan Media Video Call dalam Teknologi Komunikasi. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 1(2), 202. https://doi.org/10.38043/jids.v1i2.219

Stephen Kemmis, Robin McTaggart, Rhonda Nixon. (2014). The Action Research Planner. Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2.

Negari, A. S., Sari, Y., & Ulia, N. (2025). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar abad ke-21: Studi literatur. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 10(2). https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24499.

Nur Hasanah, O., & Sukartono. (2024). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka pada mata pelajaran ipas di sekolah dasar. ELSE (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar): Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar , 8 (1). https://doi.org/10.30651/else.v8i1.20798

Nur'aini, RD (2020). Penerapan metode studi kasus yin dalam penelitian arsitektur dan perilaku. INERSIA Lnformasi Dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil Dan Arsitektur, 16 (1), 92–104. https://doi.org/10.21831/inersia.v16i1.31319

Purwowidodo, A & Zaini, M (2023). Teori dan praktik: model pembelajaran berdiferensiasi implementasi Kurikulum Merdeka belajar. Penebar Media Pustaka.

Rahayu, R., Iskandar, S., & Abidin, Y. (2022). Inovasi Pembelajaran Abad 21 dan Penerapannya di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6 (2), 2099–2104. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2082

Rusman. (2023). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru (Edisi kedua). Rajawali Pers.

Sari, D., & Hidayat, A. (2025). Efektivitas model pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa SD. Jurnal Edukasi, 10(2), 123–130.

Syaikhuna, N. M., Putri, H. W., & Lestari, D. (2026). Efektivitas model pembelajaran dalam pendekatan berdiferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1). https://doi.org/10.55115/edukasi.v7i1.1417

Tomlinson CA. Differentiated instruction in rural school contexts. In: AzanoAPCallahanCM editors. Gifted Education in Rural Schools. New York: Routledge (2021). p. 79–90. https://doi.org/10.4324/9781003017004-11

Wang, Y., & Harris, J. J. (2023). Understanding engineering students’ connection making: A sequential explanatory mixed methods study. In 2021 IEEE Frontiers in Education Conference (FIE) (pp. 1–7).

Setiyana A. A. (2024). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. (2024). Edukatika, 2 (1), 1-

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Ningsih , N. W. P., Elsa, D., Handayani, M., Norhayati, Lisnawati, & Huldia. (2026). Penerapan Pendekatan Berdiferensiasi dalam Mengkonstruksi Pembelajaran Bermakna Kontekstual di Sekolah Dasar. Walada: Journal of Primary Education, 5(3), 4071–4080. https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1171