Kolaborasi Sekolah dan Keluarga dalam Pengelolaan Sampah Anorganik pada Anak Usia Dini: Praktik Baik di TK ABA Percontohan
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i4.1320Keywords:
manajemen sampah anorganik, pendidikan anak usia dini, kolaborasi orang tua, bank sampah, pembentukan kebiasaanAbstract
Menanamkan kesadaran pengelolaan sampah anorganik sejak usia dini sangat penting, namun banyak anak usia taman kanak-kanak belum terbiasa membuang sampah anorganik pada tempatnya. Penelitian ini memaparkan bagaimana sebuah taman kanak-kanak di Indonesia membangun kolaborasi guru dan orang tua untuk menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis kajian praktik baik di TK ABA Percontohan, dengan pengumpulan data pada 2–25 September 2026 melalui observasi terhadap 50 murid serta wawancara dengan lima orang tua dan guru, yang dianalisis secara tematik dan diperiksa melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 murid, baru sekitar 15 murid yang konsisten membuang sampah anorganik pada tempatnya. Empat faktor yang tampak saling berkaitan memengaruhi kondisi ini, yaitu kebiasaan dari rumah, karakteristik perkembangan usia dini, belum adanya kebijakan budaya bersih yang menyeluruh, serta keterbatasan sarana. Sebagai respons, sekolah menerapkan tiga strategi yang saling menguatkan, yaitu parenting day, unit bank sampah anorganik, dan penugasan membawa sampah dari rumah setiap hari Jumat untuk dipilah di sekolah dan disetorkan ke bank sampah setiap bulan melalui prosedur tiga langkah. Namun, wawancara dengan guru menunjukkan bahwa program belum sepenuhnya efektif karena tidak semua anak mau memilah dan membuang sampah pada tempat yang disediakan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan pengelolaan sampah pada anak usia dini berpotensi lebih efektif ketika perencanaannya menghubungkan kebiasaan keluarga, kegiatan yang sesuai tahap perkembangan anak, prosedur kelembagaan, dan sarana yang memadai. Sebagai studi deskriptif pada satu sekolah, temuan ini bersifat kontekstual dan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah lain yang menghadapi persoalan serupa.
Downloads
References
Afwanni, T., Alim, R., & Cholimah, N. (2024). The role of parenting in cultivating environmental attitudes in early childhood in digital era. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 18(2), 389–397. https://doi.org/10.21009/jpud.v18i2.46213
Anggraeni, I. (2024). Pengelolaan komposter untuk anak usia dini: Mengubah kesadaran lingkungan dan pengurangan sampah. WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 15–27. https://doi.org/10.21154/wisdom.v5i1.8438
Ardoin, N., & Bowers, A. (2020). Early childhood environmental education: A systematic review of the research literature. Educational Research Review, 31, 100353. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2020.100353
Arslan, N., & Şişman, F. (2025). The effects of the “Don’t Waste! – Recycle Programme” on waste management among preschool children: A cluster randomised controlled trial. Health Education Journal, 84(2), 159–173. https://doi.org/10.1177/00178969251314312
Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.
Dankiw, K., Kumar, S., Baldock, K., & Tsiros, M. (2023). Parent and early childhood educator perspectives of unstructured nature play for young children. PLOS ONE, 18(6), e0286468. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0286468
Engdahl, I., Pramling Samuelsson, I., & Ärlemalm-Hagsér, E. (2023). Systematic child talks in early childhood education—A method for sustainability. Children, 10(4), 661. https://doi.org/10.3390/children10040661
Ernst, J., McAllister, K., Siklander, P., & Storli, R. (2021). Contributions to sustainability through young children’s nature play: A systematic review. Sustainability, 13(13), 7443. https://doi.org/10.3390/su13137443
Güler Yıldız, T., Öztürk, N., İlhan İyi, T., Aşkar, N., Banko Bal, Ç., Karabekmez, S., & Höl, Ş. (2021). Education for sustainability in early childhood education: A systematic review. Environmental Education Research, 27(6), 796–820. https://doi.org/10.1080/13504622.2021.1896680
Halida, H., Yuniarni, D., Astuti, I., Putri, A., Sanulita, H., & Windaniati, W. (2023). Permainan My City Cleaning Waste Recycle untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1961–1972. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4325
Herawati, E., Parahita, B., & Zuhri, S. (2024). Kolaborasi sekolah dengan Bank Sampah Sekar Gendis dalam pembentukan karakter peduli lingkungan siswa. Jurnal Niara, 17(1), 125–133. https://doi.org/10.31849/niara.v17i1.19989
Kahriman-Pamuk, D., & Pramling Samuelsson, I. (2024). Nurturing sustainability in toddlerhood: Investigating preschool teachers’ views and daily practices in a Swedish preschool. Children, 11(12), 1412. https://doi.org/10.3390/children11121412
Khairunnisa, A., Suryadi, A., Hufad, A., & Wahyudin, U. (2022). Installing a waste care education program from an early age. Journal of Hunan University Natural Sciences, 49(12), 304–309. https://doi.org/10.55463/issn.1674-2974.49.12.31
Koutsos, T., Menexes, G., Balampekou, E., & Oikonomou, A. (2021). University students’ perception of the factors affecting preschool and primary students’ recycling behaviour. PsyEcology, 12(2), 125–176. https://doi.org/10.1080/21711976.2021.1888607
Lecusay, R., Mrak, L., & Nilsson, M. (2022). What is community in early childhood education and care for sustainability? International Journal of Early Childhood, 54, 51–74. https://doi.org/10.1007/s13158-021-00311-w
Liu, X., Jiang, Y., & Li, H. (2022). The sustainability of early childhood education in Chinese teachers’ perspective: Evidence from a national validation study. Sustainability, 14(10), 6350. https://doi.org/10.3390/su14106350
Lunga, P. (2024). Parent-teacher partnerships to enhance education for sustainable development: Early childhood development education learning centres in Zimbabwe. Journal of Education, 95, 89–108. https://doi.org/10.17159/2520-9868/i95a05
Nordén, B., & Avery, H. (2020). Redesign of an outdoor space in a Swedish preschool: Opportunities and constraints for sustainability education. International Journal of Early Childhood, 52, 319–335. https://doi.org/10.1007/s13158-020-00275-3
Özkan, B. (2021). The effect of drama-based activities on environmental sustainability behaviors of 60–72 months-old children. International Online Journal of Education and Teaching, 8(3), 1486–1496.
Safitri, N., Marini, A., & Nafiah, M. (2022). Manajemen lingkungan berbasis sekolah dalam penanaman karakter dan kesadaran lingkungan hidup berkelanjutan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 1–9. https://doi.org/10.21009/jpd.v13i01.27060
Saldaña, J. (2021). The coding manual for qualitative researchers (4 ed.). SAGE Publications.
Sihvonen, A., Lappalainen, R., Herranen, J., & Aksela, M. (2024). Promoting sustainability together with parents in early childhood education. Education Sciences, 14(5), 541. https://doi.org/10.3390/educsci14050541
Spiteri, J. (2022). Early childhood teachers’ perceptions of environmental sustainability: A phenomenographic investigation. Australian Journal of Teacher Education, 47(5), 50–66. https://doi.org/10.14221/ajte.2022v47n5.4
Vikane, J., & Høydalsvik, T. (2024). Teachers’ expressed understandings concerning sustainability in the Norwegian ECE context. Environmental Education Research, 30(3), 450–461. https://doi.org/10.1080/13504622.2023.2273785
Willockx, D., & Dom, L. (2022). Childcare 2030: On using SDG’s as a framework for implementing sustainability in two day-care centres in Flanders. International Journal of Early Childhood, 54, 75–91. https://doi.org/10.1007/s13158-022-00316-z
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Syahri , Khusnatul Mawaddah, Khoiruddin Amsy, Ahmad Salim, Diyah Rahayu Ardiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


