Kegiatan Kolase Berkelompok untuk Meningkatkan Sosial dan Motorik Halus Anak KB Aisyiyah Kisaran Asahan

Authors

  • Elfa Yuliana Nasution Universitas Muhammadiyah Malang
  • Daroe Iswatiningsih Universitas Muhammadiyah Malang
  • Khusnatul Mawaddah Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i2.678

Keywords:

Anak Usia Dini

Abstract

Pendidikan anak usia dini memerlukan kegiatan belajar yang konkret dan bermakna untuk menstimulasi perkembangan secara menyeluruh. Kegiatan kolase berkelompok berpotensi mengembangkan keterampilan motorik halus dan sosial secara bersamaan, namun penelitian yang menggabungkan kedua aspek tersebut pada anak usia 3-4 tahun masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan keterampilan sosial dan motorik halus melalui kegiatan kolase berkelompok pada anak usia 3-4 tahun di Kelompok Bermain Aisyiyah Kisaran, Kabupaten Asahan. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain refleksi praktik pembelajaran (reflective practice) digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian adalah 18 anak kelas Sakura pada minggu ke-8 Semester I tanggal 20 Agustus 2025, tema "Lingkunganku" subtema "Rumahku Istanaku". Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan refleksi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil menunjukkan bahwa 12 dari 18 anak mampu mengenal komponen rumah, bekerja dalam kelompok kecil, serta menempel potongan kertas sesuai pola. Anak mulai menunjukkan keterampilan sosial dasar seperti berbagi alat, bergiliran, dan berkomunikasi dengan teman. Kegiatan kolase berkelompok memberikan pengalaman belajar konkret yang mendukung perkembangan sosial dan motorik halus anak usia dini. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pendekatan bermain kooperatif berbasis media konkret efektif untuk pembelajaran anak usia dini dan dapat menjadi alternatif inovatif bagi pendidik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akollo, J. G., Tarumasely, Y., & Surur, M. (2023). Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Teknik Kolase Berbahan Loleba. Jurnal Obsesi, 7(1), 358–373. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3748

Akollo, J. G., Tarumasely, Y., Surur, M., Kristen, P., Usia, A., Agama, I., & Negeri, K. (2023). Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Teknik Kolase Berbahan Loleba SO - Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 7(1), 358–373. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3748

Chofifah, N., Paradise, M. R., & Azkia, M. (2020). Analisis Perkembangan Emosi Anak Usia Dini. 5(2), 77–90.

Fadlan, A., & Harianto, A. D. (2024). Aktivitas Kegiatan Kolase Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini. 6(1), 124–127.

Fauziddin, M. (2018). Useful of Clap Hand Games for Optimalize Cogtivite Aspects in Early. Jurnal Obsesi, 2(2), 162–169. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i2.76

Hana, D., Fitri, A., & Mayar, F. (2020). Pelaksanaan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kolase. 4, 1011–1017.

History, A., & Words, K. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Kolase dari Bahan Alam untuk Aspek Motorik Halus Anak Usia Dini 5-6 Tahun. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 2, 463–474.

Iswatiningsih, D., & Melati, I. K. (2023). Meningkatan Produktivitas Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Digital. Transformatika, 7(1), 39–51. https://doi.org/10.31002/transformatika.v7i1.7387

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4 (Ed.)). SAGE Publications.

Mulya, N., & Trimantara, H. (2022). Strategi Orangtua Mendampingi Anak BDR Saat Pandemi Tingkat TK Desa Sabah Balau Lampung Selatan. 6, 12945–12952.

Ngulube, P., & Ngulube, B. (2018). Are We There Yet? Mixed Methods Research in the South African Journal of Economic. 1–11.

Noor, T. R. (2023). Optimalisasi Aktivitas Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Usia 3-4 Tahun. Jurnal Obsesi, 7(4), 4336–4348. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.3600

Nurjanah, S. (2023). Pengaruh Media Loose Part terhadap Kreativitas dan Motorik Halus Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi, 7(3), 3519–3536. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4434

Parker, R., Thomsen, B. S., & Berry, A. (2022). Learning Through Play at School - A Framework for Policy and Practice. Frontiers in Education, 7, 751801. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.751801

Pendidikan, J. (2022). Teori Vygotsky Tentang Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. 22, 130–138.

Potensia, J. I. (2019). (Judul tidak lengkap). (Nama Jurnal tidak lengkap), 4(2), 131–140.

Pratiwi, N., Melihayatri, N., & Eriani, E. (2025). Project Base Learning dalam Kegiatan Pembelajaran Anak Usia Dini. 4, 42–51.

Santrock, J. W. (2021). Child Development (15th ed.). McGraw-Hill Education.

Smits-van der Nat, M., van der Wilt, F., Meeter, M., & van der Veen, C. (2024). The Value of Pretend Play for Social Competence in Early Childhood: A Meta-analysis. Educational Psychology Review, 36(2). https://doi.org/10.1007/s10648-024-09884-z

Wandi, Z. N., & Mayar, F. (2020). Analisis Kemampuan Motorik Halus dan Kreativitas pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase. Jurnal Obsesi, 4(1), 351–358. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.347

Yogman, M., Garner, A., Hutchinson, J., Hirsh-Pasek, K., & Golinkoff, R. M. (2018). The power of play: A pediatric role in enhancing development in young children SO - Pediatrics. 142(3), e20182058. https://doi.org/10.1542/peds.2018-2058

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Elfa Yuliana Nasution, Daroe Iswatiningsih, & Khusnatul Mawaddah. (2026). Kegiatan Kolase Berkelompok untuk Meningkatkan Sosial dan Motorik Halus Anak KB Aisyiyah Kisaran Asahan. Walada: Journal of Primary Education, 5(2), 1259–1268. https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i2.678