Pengembangan Buku Berjenjang Berbasis Etnoliterasi pada Siswa Kelas Rendah Kategori Intervensi Khusus
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i2.713Keywords:
buku berjenjang, etnoliterasi, intervensi khusus, literasi awal, sekolah dasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Berjenjang Berbasis Etnoliterasi sebagai media literasi awal bagi siswa kelas rendah kategori Intervensi Khusus di SDN 1 Banyumulek. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah 13 siswa kelas rendah kategori Intervensi Khusus. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, angket respons guru, dan angket respons siswa. Hasil validasi ahli materi dan ahli media masing-masing memperoleh persentase kelayakan sebesar 86% dengan kategori Sangat Layak. Hasil respon guru memperoleh persentase 75% dengan kategori Baik, sedangkan respon siswa memperoleh persentase 88% dengan kategori Sangat Baik. Dengan demikian, Buku Berjenjang Berbasis Etnoliterasi Gerabah Nusantara dinyatakan valid dan praktis sebagai media literasi awal bagi siswa kelas rendah kategori Intervensi Khusus. Penelitian ini berimplikasi secara teoretis dengan memperkuat konsep integrasi etnoliterasi dan buku berjenjang sebagai pendekatan inovatif dalam pembelajaran literasi awal. Secara praktis, temuan ini memberikan alternatif media pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal yang dapat membantu guru mendampingi siswa kategori Intervensi Khusus secara lebih terstruktur, bermakna, dan menyenangkan, sekaligus menjadi rujukan bagi pengembangan media literasi serupa di daerah lain yang memiliki kekayaan budaya lokal.
Downloads
References
Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Arsyad, A. (2014). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Fadlillah, M. (2017). Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia Group.
Fountas, I. C., & Pinnell, G. S. (2017). Guided Reading: Responsive Teaching Across the Grades (2nd ed.). Portsmouth: Heinemann.
Gay, G. (2018). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (3rd ed.). New York: Teachers College Press.
Kemendikbudristek. (2022). Rapor Pendidikan Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kurniaman, O., & Noviana, E. (2017). Penerapan kurikulum 2013 dalam meningkatkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan membaca siswa sekolah dasar. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(2), 389–396.
Ladson-Billings, G. (2021). I'm here for the hard re-set: Post pandemic pedagogy to preserve our culture. Equity & Excellence in Education, 54(1), 68–78.
Mullis, I. V. S., Martin, M. O., Foy, P., Kelly, D. L., & Fishbein, B. (2023). PIRLS 2021 International Results in Reading. Boston: TIMSS & PIRLS International Study Center.
Nieto, S. (2017). Re-Imagining Multicultural Education: New Visions, New Possibilities. New York: Routledge.
Pratiwi, D. A., Hidayat, R., & Andriani, S. (2023). Efektivitas program intervensi literasi berbasis media berjenjang kontekstual pada siswa berkesulitan membaca di kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 12–27.
Putri, N. A., & Setyawan, B. W. (2022). Implementasi buku berjenjang dalam pembelajaran membaca permulaan siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5821–5830.
Rohim, D. C. (2020). Peran literasi dalam meningkatkan minat baca siswa di sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan Dasar, 6(3), 230–237.
Sari, D. P., Wahyuni, S., & Kurniawan, A. (2021). Pengembangan buku berjenjang berbasis cerita lokal untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 45–58.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta.
Sukmawati, R., Yusuf, M., & Haryanto. (2021). Pengembangan media literasi berbasis kearifan lokal untuk siswa kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 5(3), 412–421.
Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children. Minnesota: Leadership Training Institute.
Widodo, H. P., Perfecto, M. R., Van Canh, L., & Buripakdi, A. (2019). Situating Moral and Cultural Issues in Language Studies in Asia. Singapore: Springer.
Wiedarti, P., Laksono, K., & Retnaningsih, P. (2018). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud.
Wulandari, F., & Supriyadi. (2022). Pengembangan bahan ajar membaca berbasis etnoliterasi untuk meningkatkan motivasi literasi siswa kelas rendah. Jurnal Educatio, 8(3), 1102–1113.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bajra Maya Yusriah, Baiq Desi Milandari, Baiq Olivia Dwita Elvira, Syukri Sani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


