Pembelajaran Kontekstual Berbasis Etnosains Pada Pembelajaran di Sekolah Dasar

Authors

  • Putu Ayu Mahyuni Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Indonesia
  • Kadek Hengki Primayana Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Indonesia
  • Ni Nyoman Kurnia Wati Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.917

Keywords:

Kata kunci: pembelajaran kontekstual, etnosains, sekolah dasar.

Abstract

Pembelajaran di tingkat sekolah dasar memerlukan metode yang dapat menghubungkan isi materi dengan pengalaman nyata para siswa. Salah satu pendekatan yang cocok adalah pembelajaran kontekstual yang didasarkan pada etnosains, yang menyertakan latar budaya daerah ke dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari penerapan pembelajaran kontekstual berbasis etnosains terhadap hasil belajar serta minat siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe kelompok kontrol yang tidak setara. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang mengikuti pretest dan posttest. Metode pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, serta angket untuk mengetahui tanggapan siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran kontekstual berbasis etnosains dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa jika dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional. Selain itu, aktivitas dan partisipasi siswa dalam proses pendidikan juga meningkat, dan tanggapan siswa terhadap pembelajaran menunjukkan hasil yang positif. Dengan demikian, penerapan pembelajaran kontekstual berbasis etnosains terbukti efektif di sekolah dasar, karena mampu meningkatan kualitas pendidikan sekaligus membangkitkan rasa apresiasi terhadap budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aikenhead, G. S., & Jegede, O. J. (1999). Cross-cultural science education: A cognitive explanation of a cultural phenomenon. Journal of Research in Science Teaching, 36(3), 269–287.

Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it’s here to stay. Thousand Oaks, CA: Corwin Press. Rahmawati, Y., & Ridwan, A. (2017). Empowering students’ chemistry learning: The integration of ethnochemistry in culturally responsive teaching. Chemistry Education Research and Practice, 18(4), 739–749.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sudarmin. (2014). Pendidikan sains berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 3(2), 153–159.

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

Mahyuni, P. A., Primayana, K. H., & Wati, N. N. K. (2026). Pembelajaran Kontekstual Berbasis Etnosains Pada Pembelajaran di Sekolah Dasar. Walada: Journal of Primary Education, 5(3), 2997–3001. https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.917