Pemanfaatan Media Digital Storytelling Berbahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Karakter Sosial Anak PAUD

Authors

  • Fitria Carli Wiseza Universitas Islam Yasni Bungo, Jambi
  • Ibermarza Universitas Islam Yasni Bungo, Jambi
  • Anisa Fitria Solikhah Universitas Islam Yasni Bungo, Jambi
  • Amelia Wulandari Universitas Islam Yasni Bungo, Jambi
  • Firna Nahwa Pirdausa Universitas Islam Yasni Bungo, Jambi
  • Vilza Warisatul Ummi Universitas Islam Yasni Bungo, Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61798/galon.v3i2.1393

Keywords:

anak usia dini; karakter sosial; literasi digital; media pembelajaran; digital storytelling

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menarik, interaktif, dan kontekstual. Namun, pemanfaatan teknologi pada anak usia dini perlu diarahkan tidak hanya pada pengenalan perangkat digital, tetapi juga pada pengembangan literasi digital dan penguatan karakter sosial sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pedagogis digital storytelling berbahasa Indonesia dalam mendukung literasi digital dan karakter sosial anak usia dini, mengidentifikasi strategi implementasinya, serta merumuskan indikator perkembangan yang dapat diamati dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur naratif terhadap publikasi ilmiah yang relevan dengan digital storytelling, literasi digital, perkembangan bahasa, dan perilaku sosial-emosional anak. Literatur dianalisis secara deskriptif-tematik dengan memperhatikan karakteristik media, strategi pendampingan, keterkaitan dengan tujuan pembelajaran, serta keterbatasan bukti penelitian terdahulu. Sintesis konseptual menunjukkan bahwa cerita digital berpotensi menjadi media penghubung antara pengalaman digital dan pembelajaran sosial apabila digunakan melalui kegiatan menonton terbimbing, dialog interaktif, bermain peran, dan aktivitas kolaboratif. Literasi digital awal dapat difasilitasi melalui pengenalan fungsi media, pemahaman pesan sederhana, dan pembiasaan penggunaan perangkat secara bertanggung jawab. Sementara itu, karakter sosial dapat difasilitasi melalui kesempatan mempraktikkan empati, kerja sama, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap perbedaan. Kajian ini menawarkan kerangka konseptual integratif untuk pembelajaran PAUD. Namun, efektivitas integrasi tersebut belum dapat disimpulkan tanpa pengujian empiris yang menggunakan instrumen dan prosedur pengukuran yang sesuai.

Downloads

Published

2026-10-19